RakyatPro

BUKAN SEKEDAR BERITA

SUARA RAKYAT

Sidang Lanjutan, Gugat Pembatalan Pengangkatan Jenazah

Foto : Documen Pribadi

Surabaya, Rakyat Pro, Warga Kota Surabaya  Vicky Wijaya Erwan Putra minta jenazah ayahnya Erwan Siswoyo yang meninggal karena penyakit tua dipindahkan sebab jenazah tersebut ditangani sesuai dengan protokol pasien virus corona di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Keputih Blok N1 Surabaya. Kamis (11/02/2021)

Erwan Siswoyo dinyatakan  “Dalam Keadaan Telah Meninggal Dunia ” saat perjalanan ke Rumah Sakit Darmo pada tanggal 12 Juni 2020 jam 14.30, di perkuat surat keterangan Rumah Sakit Darmo Form DOA (Death On Arrival) yang di tanda tangani oleh dr.Stephanie Peirera.

Berdasarkan info yang di dapatkan Rakyat Pro sesuai dari surat keterangan Dinas Kebersihan dan Ruang Terbuka Hijau tanggal 27 Juli, Surat Ijin Pemindahan Jenazah/Kerangka Nomor 469/156/SIPPJ/UPTSA-T/436.7.4/2020 dan Surat Ijin Pengangkutan Jenazah/Kerangka Nomor 469/709/SIPPJ/UPTSA-T/436.7.4/2020 menyatakan memberi ijin kepada Vicky anak dari almarhum untuk membongkar dan mengangkut jenazah tanggal 27 Juli 2020 di pindahkan ke pemakaman keluarga Makam Asri Abadi Lawang Malang.

Foto : Documen Pribadi

Saat pihak keluarga akan memindahkan jenazah dari pemakaman khusus jenazah Covid-19 itu ke pemakaman umum di Lawang, Malang, terbit surat pembatalan dari dua instansi  Dinkes dan DKRTH mencabut dan di nyatakan tidak berlaku dengan alasan informasi dari pemohon tidak benar.

Foto : Documen Pribadi

Feldo Keppy, pengacara Vicky Wijaya Erwan Putra, mengatakan kepada awak media Rakyat Pro,” Erwan tidak meninggal dunia karena Covid-19. Pihak rumah sakit maupun tergugat tidak memiliki bukti apa pun yang menyatakan mendiang meninggal dunia karena terinfeksi virus tersebut,”

Adapun agenda sidang yang ke 3 kalinya yang di laksanakan di PTUN hari ini tanggal 11 Februari 2021 adalah mendengarkan keterangan saksi Rumah Sakit Darmo yang diwakilkan dr. Jaga malam.

“pihak keluarga hanya menginginkan pembongkaran dan pemindahan jenazah.” Tegas Bung Fledo Sebelum mengakhiri pembicaraan kepada awak media Rakyat selaku pengacara. Dalam kasus ini diharapkan pihak terkait agar lebih berhati-hati dalam memutuskan seseorang terjangkit Covid-19 atau tidak. (Team)

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *