RakyatPro

BUKAN SEKEDAR BERITA

HUKUM

Menjual Benih Pertanian Wajib Melalui Sertifikasi, Kalau Tidak Bisa di Pidanakan


Surabaya, Rakyat Pro penjual bibit atau benih dari hasil pertanian itu tidak asal  tapi harus melalui mekanisme salah satunya uji lab.

Untuk itu pada hari ini Rabu Tgl. 30 Oktober 2019 pukul 11.00 Wib di Ditkrimsus, Kabidhumas Polda Jatim Kombes Pol F. Barung Mangera, S.I.K didampingi Kasubdit IV / Tipidter Kompol Wahyudi, S.I.K., M.H. dan aIbu Darlina Yuni. A  dari UPT Pengawasan Benih, Dinas Pertanian & Ketahanan Pangan Propinsi Jatim telah melakukan konferensi pers ttg kasus tindak pidana Hortikultural.Dalam giat tersebut Kasubdit IV / Tipidter Ditkrimsus Polda Jatim mengatakan bahwa kita merelease tindak pidana bidang Hortikultural di dua tempat yang berbeda yaitu Tkp. Gresik dan Blitar. 

Adapun tindak pidana yang dilakukan yaitu menjual atau memperdagangkan  benih tanaman tanpa adanya sertifikasi dari Pengawasan benih Dinas Pertanian dan Ketahanan pangan. Sehingga dapat merugikan masyarakat diantaranya masa panen tidak seperti yang diharapkan atau hasil yg kurang, masa panen yg berbeda bahkan bisa berpotensi membahayakan masyarakat.

Sedangkan ibu Darlina Yuni A dari Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan  Propinsi Jatim  mengatakan bahwa benih yang diperdagangkan hrs melalui uji laboratorium, harus ada labelnya dan usaha tersebut harus punya ijin yang berkompeten.Dengan adanya kasus tersebut bisa jadi pembelajaran bagi siapa pun  yang ingin menjual bibit atau benih pertanian.( Krib,)

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *