RakyatPro

BUKAN SEKEDAR BERITA

HUKUM

Aktivis VK di tetapkan Sebagai Tersangka Dalam Kasus Wisma Kalasan


Surabaya, Rakyat Pro Pada hari ini Rabu Tgl. 4 September 2019 pukul 12.30 Wib di lobby gedung Tribrata.Kapolda Jatim Irjen Pol Drs. Luki Hermawan, M.Si didampingi Kapolrestabes Surabaya dan Wadirkrimsus Polda Jatim telah melakukan konferensi pers tentang perkembangan penyidikan kasus Wisma Papua yang berada di jln Kalasan.Dalam giat tersebut Kapolda Jatim menyatakan bahwa akan kami sampaikan perkembangan kasus ” Wisma Kalasan “. Dari hasil gelar tadi malam berdasarkan bukti permulaan yang cukup yaitu dari foto dari HP dan keterangan warga masyarakat bahwa VK sangat proaktif saat berada di peristiwa atau kejadian yg berkaitan dengan Papua, karena itu VK ( Veronica Koman ) kami tetapkan sebagai tersangka baru dalam kasus ini, dan saat ini VK sudah berada di luar negeri. Sdr. VK yang sebelumnya kami panggil sebagai saksi untuk tersangka Tri Susanti tetapi ia tidak datang memenuhi panggilan tersebut.  Dari hasil analisa, setiap kejadian unjuk rasa atau kerusuhan yang menyangkut Papua, VK diketahui selalu berada di tempat kejadian walaupun pada saat kejadian yang kemarin VK tidak berada di tempat kejadian namun VK sangat proaktif lakukan provokasi. Bahkan peristiwa unjuk rasa atau kerusuhan yang menyangkut Papua yaitu pada bulan Desember 2018,  VK juga berada di tempat kejadian dan membawa 2 wartawan asing. VK juga sangat pro aktif melakukan provokasi baik di dalam maupun luar negeri melaui  Twitter.Diantaranya pada tgl. 18 Agustus 2019 VK menulis di Twiiter  ” Ada mobilasasi umum aksi monyet turun jalan  besok di Jayapura “, Polisi mulai menembaki ke dalam Asrama Papua total tembakan sebanyak 23 tembakan termasuk tembakan gas air mata, 23 mahasiswa ditangkap dengan alasan yg tidak jelas 5 terluka dan 1 kena tembakan gas air mata .Kami akan melakukan kerja sama dengan BIN dan Interpol untuk menindak lanjuti kasus ini.( Crib )

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *