RakyatPro

BUKAN SEKEDAR BERITA

Fakta

Mantra Luhur ” Bhinneka Tunggal Ika Tan Hana Dharma Mangrwa “


.Kami adalah anak Nusantara, kami bangga dilahirkan di tanah yang gemah ripah loh jinawi ini. Kami percaya bahwa kelahiran kami di tanah indah ini adalah sebuah anugerah istimewa dan bukan sebuah kesalahan apalagi hukuman.Kami memiliki warisan kebudayaan beragam dengan seni tari, pakaian adat, situs bangunan dengan arsitek mengagumkan, sebagai tanda kesejahteraan hasil dari kehidupan damai.
Karena kami memang tak pernah memandang Sang Pencipta sebagai penghukum, melainkan sebagai pendamai dan pencipta keindahan.Kami dilahirkan sebagai bangsa Nusantara dengan kemajemukan budaya serta suku dan agama, memungkinkan kami mempraktekkan hidup damai dan memahami bahwa, perbedaan adalah keragaman yang memperkaya hidup kami. 


Karena bangsa kami sudah mempunyai mantra luhur “Bhinneka Tunggal Ika Tan Hana Dharma Mangrwa” dalam genggaman cakar Garuda dan dibalut pusaka Sang Saka Merah Putih. Bhinneka Tunggal Ika adalah inti sari dari makna persatuan kami yang historis, sekaligus sebagai visi kami.
Maka dari itu kami harus bersyukur dilahirkan sebagai bangsa yang besar, dengan mengemban misi suci; menciptakan kehidupan damai dan indah di Bumi Pertiwi ini. Karena kami percaya rasa itu ada di jiwa yang menjadi ide, kata-kata dan gerak. Jika sudah menyatu dalam raga kami, kenapa harus kami abaikan ?
Kami anak Nusantara. Jadi sudah saatnya Bumi Pertiwi ini dibangkitkan JATIDIRI bangsanya sendiri, yang sebenarnya adalah bangsa yang besar dan berspiritual tinggi. Sangat tragis, bila kekayaan lokal bangsa kami ini hanya menjadi semacam cagar budaya semata, yang akhirnya cuma menjadi bahan tontonan hiburan para turis !
“Percayalah bangsa ini tak akan pernah mengalami kejayaan, jika kaki ini tak berpijak pada Bumi Pertiwi yang telah membesarkan kita.”
Para leluhur kami telah menyiapkan jalan kebaikan untuk menata kembali Nusantara ini.
Karena perjalanan panjang peradaban ini, telah mengukir sejarah panjang persaudaraan kami. Dengan keragaman seni budaya menjadikan pendamai dan kebahagiaan yang menjadi tujuan utama kami.Dan kami sangat percaya, para leluhur kami tak akan membiarkan bangsa ini terpecah. Karena kami sudah hadir sebagai generasi baru yang lebih sadar-diri, yang akan memimpin bangsa ini dan menggantikan generasi tua yang sudah tak mampu menjaga dan merawat rumahnya sendiri.
Disaksikan oleh para leluhur, kami ingin menyatukan kembali puing-puing yang masih ada. Mari bangkit, bangunlah jiwa nya bangunlah badan nya dan satukan hati kembali mengabdi kepada beliau (leluhur), hingga menjadi istana yang megah bernama Nusantara.
Noted !
——-Saat kau mulai melupakan leluhurmu, melupakan tanah tempatmu dilahirkan, dibesarkan, dan mencari penghidupan, saat itulah kemunduranmu dimulai. Dan saat kau mulai dengan sengaja mencampakkan dan menghina kebijaksanaan leluhurmu sendiri, bencana tengah mendekatimu. Kau ibarat sebuah rumah tanpa fondasi, sebatang pohon tanpa akar. Bersiap-siaplah untuk tumbang! Inilah yang sedang terjadi di negeri ini.

Rumah kita saat ini tengah goyah karena ulah penghuninya sendiri. Jika kita tidak segera sadar, rumah ini akan segera roboh.Kebangkitan Nusantara agung NKRI JAYA WIJAYA.MERDEKA ATAU MATI.HAYU HAYU RAHAYU…..RAHAYU WIDODO RAHAYU WILUJENG.SLAMET MULYO JOYO WIJOYO SEKABEHE YO SAKLAWASE.Coretan buah karya sang debu alam semesta jagad raya.( Gus Hanif /Mbah Semar )

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *