RakyatPro

BUKAN SEKEDAR BERITA

HUKUM

BFI di Duga Melakukan Perampasan Dan Pemerasan Terhadap Nasabah

Surabaya, Rakyat Pro ternyata masih banyak leasing yang menggunakan cara -cara preman untuk menakuti para nasabahnya. Sudah jelas ketika nasabah tidak mampu menyelesaikan angsuran tidak serta merta di tarik tapi di selaikan lewat pengadilan. Tidak jarang para debt collector menggunakan cara kasar kadang sampai melukai.

Seperti yang menimpa nasabah satu ini permasalahannya ini bukan kredit tapi pinjaman. Kejadiannya bulan lalu dimana sepada motor dari nasabah di ambil gara – gara menunggang lima bulan. Cerita awal nasabah sebut aja namanya F ini di berhentikan secara paksa di depan kantor leasing BFI. F bersama saudaranya sempat kaget saat di hentikan kurang lebih enam orang. Dengan muka sangar para preman tersebut menghentikan laju motor F.

Para preman tersebut hanya berkata kamu bermasalahan dengan BFI. Setelah itu F langsung di giring ke kantor, salah satu pentolan preman langsung minta STNK dan kunci alasannya mau di cek ternyata tidak di kembalikan. Di dalam ruangan itu terdapat orang BFI hanya diam seribu bahasa yang lebih di dengar justru para preman itu.

Saat F mencoba menego dan menyakinkan untuk memberi kepastian untuk menyelesaikan akhir bulan. Menurut karyawan itu mengatakan sudah tidak bisa karena sudah terlambat. Ini jumlahnya sedikit kisaran dua juta, silakan nego ke BFI Sidoarjo. Memang pinjaman F itu ada di BFI Sidoarjo jadi kewenangan ada di sana.Sewaktu F datang ke BFI Sidoarjo sambil menunjukkan bukti dan menanyakan berapa yang harus di selesaikan?Kasirnya malah membentak dengan ucapan  motor ini sudah di tahan belum?F pun berkata sudah di BFI Surabaya? Selanjutnya pihak kasir memanggil bagian pinjaman.

Dan F di bawa ke dalam ruangan dan karyawan itu berujar ini sudah di serahkan ke PT.Anehnya jumlah katanya sudah enam juta lebih per hari itu sedangkan BFI Surabaya berujar sekitar dua juta sesuai pinjaman, dan di perparah katanya ada surat rincian yang akan di kirim ke rumah. Sampai sekarang  surat tersebut tidak pernah datang sudah hampir tiga bulan. Kalau caranya begitu berarti BFI melakukan pemerasan dan perampasan. Nasib motor F sampai sekarang tidak di ketahui, apakah masih berada di BFI Surabaya?Jadi bagi nasabah yang berurusan dengan BFI perlu waspada. Khusus untuk Debt Collector silakan di lawan bagi siapa pun yang merasa di rugikan. Berharap leasing yang masih menggunakan preman bisa di laporkan ke pihak berwajib. ( Team) 

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *