RakyatPro

BUKAN SEKEDAR BERITA

SUARA RAKYAT

Pedagang Pasar Bendul Merisi Keluhkan Adanya Pungli

Surabaya, Rakyat Pro, para pedagang pasar merasakan sangat rugikan dengan adanya pungutan liar. Ada pun bentuknya semacam retribusi cuma entah siapa yang bertanggung jawab? Versi dari petugas retribusi katanya uangnya masuk kas RW,

namun saat para pedagang menanyakan pihak RW tidak merasa menerima imbalan, otomatis pihak yang bermain akan saling menuding dan lempar tanggung jawab. Saat RP coba menanyakan ke salah satu pedagang yang mana namanya enggan di Sebutkan berujar hampir tiap kita di tagih dengan jumlah rupiah sebesar lima ribu.

Bisa di bayangkan berapa keuntungan yang di hasilkan dari pungli dengan jumlah pedagang di atas sepuluh, silakan pembaca sekalikan? Yang pasti jumlah sangat besar.

Kalau tidak membayar retribusi mereka tidak bisa berjualan.Menurut info yang di dapatkan RP saat tidak berdagang pun tetap di tarik, untuk waktu  berjualan para pedagang di beri kesempatan dari pagi hingga siang hari. Ironis memang mereka ini ingin mencari untung tapi malah buntung, akibat ulah dari pihak – pihak yang dengan sengaja mencari keuntungan pribadi.

Pasar Bendul Merisi memang bukan pasar yang besar karena berada di sekitar pemukiman warga tapi keberadaannya sudah cukup lama. Beberapa pedagang menyampaikan kepada RP bahwa yang petugas pungli bukan warga sini, jadi tidak ada yang mengenalnya.Berharap pihak terkait yang mempunyai kewenangan akan pasar tersebut bisa mengambil tindakan untuk menghentikan aksi dari pungli tersebut .Di samping itu para pedagang pingin melaporkan cuma mereka takut terkena imbasnya.

keterangan foto: bukti retribusi, Foto: Charles.

Keterangan foto: pasar Bendul Merisi, foto: Charles

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *