RakyatPro

BUKAN SEKEDAR BERITA

HUKUM

Dua collector asal gembong (Surabaya), Diringkus Polisi

Surabaya,RakyatPro. Dua orang juru tagih cicilan sepeda motor (Debt Collector) dibekuk petugas Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polrestabes Surabaya.
Keduanya ditangkap polisi karena menarik paksa sepeda motor dijalan serta melakukan kekerasan terhadap debitur yang menunggak angsuran.Kedua pelaku dibekuk di Jalan Tambak Wedi Surabaya pada hari Rabu 23 Januari 2019 sekitar pukul 16:00 WIB.

Polisi menangkap keduanya setelah mendapatkan laporan dari salah satu korban bernama Sandi. Kedua juru sita tersebut masing masing bernama Faisol (30) warga Jalan Gembong Gang. Anyar Surabaya dan M. Halim (31) warga Gembong Gang. II DKA Surabaya. Kedua Debt Collector tersebut dilaporkan ke Polisi karena melalukan penarikan kendaraan dengan cara paksa dan melakukan kekerasan serta pemukulan terhadap korban.
Mereka mengaku dalam satu hari, keduanya biasa medapatkan dua unit sepeda motor dari konsumen yang nunggak cicilan. “Dalam satu unit sepeda motor para Collector ini mendapatkan uang Rp. 1.500.000 per unit, dari PT Afandi Jaya Motor(ADR) ,” kata salah satu pelaku bernama Faisol.
Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya AKBP Sudamiran mengatakan, para tersangka yang bejumlah empat orang Faisol , M. Halim dan dua orang sudah masuk DPO yaitu Jupri dan Masruri. Para Debt Collector yang mengaku mendapat surat tugas penarikan dari PT. Afandi Jaya Motor untuk melakukan penarikan sepeda motor kredit macet. Para komplotan ini melihat korban sedang menggunakan sepeda motor N Max Nopol L-3109-AM. Kemudian para tersangka membuntuti korban dari belakang.

Sesampainya di Jalan Soekarno Merr, ke empat orang ini menghentikan, kemudian bicara kepada korban untuk dibawa kekantor karena sepeda motornya ada masalah kredit macet di PT. Adira. Sempat terjadi adu argumen antara Faisol dan korban, Namun tiba-tiba dari belakang salah satu dari temannya menendang korban hingga terjatuh dijalan,” kata Sudamiran, Jum’at (25 Januari 2019),Setelah korban tak berdaya berhadapan dengan empat pelaku, lalu sepeda motor milik korban dibawa dengan cara menaiki dan didorong oleh para tersangka.
Kita masih memburu kedua pelaku lain yang diduga kabur ke daerah Madura untuk dilakukan penangkapan,” Disampaikan perwira dengan pangkat dua melati dipundak ini.
Polisi menyita barang bukti yang 1 uunit sepeda montor Yamaha N Max warna abu-abu Nopol L-3109-AM, surat tugas dan 5 unit sepeda motor hasil rampasan,Akibat dari perbuatannya kedua Debt Collector kini harus mendekam dibalik jeruji tahanan Mapolrestabes Surabaya, Polisi akan menjeratnya dengan Pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan (Y.am 26/1/2019)

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *